Install php7.4 dan php8.0 di Ubuntu 22.04

Mengapa perlu memasang lebih dari satu versi PHP ?

Pada masa peralihan teknologi ada kalanya kita memerlukan kedua versi exist bersama-sama, karena bisa jadi sebagian aplikasi masih menggunakan php7.4 tapi pada versi aplikasi yang lebih baru atau aplikasi yang lain yang berjalan di server yang sama menggunakan php yang versinya lebih baru, pada tulisan ini kita pakai php8.x. Nanti pengaturan versi PHP mana yang digunakan dilakukan pada file konfigurasi nginx nya walaupun tetap memililh salah satu untuk versi defaultnya

sudo apt install software-properties-common ca-certificates lsb-release apt-transport-https 
LC_ALL=C.UTF-8 sudo add-apt-repository ppa:ondrej/php 
sudo apt update 
sudo apt install php7.4
sudo apt install php8.0

Mengatur default php version

sudo update-alternatives --config php

Akan muncul menu seperti di bawah ini:

There are 2 choices for the alternative php (providing /usr/bin/php).

Selection Path Priority Status
------------------------------------------------------------
* 0 /usr/bin/php8.0 80 auto mode
1 /usr/bin/php7.4 74 manual mode
2 /usr/bin/php8.0 80 manual mode

Press <enter> to keep the current choice[*], or type selection number:

Switch php version

Berikut adalah untuk switch dari satu versi php ke versi lainnya

sudo update-alternatives --config php

Setelah itu akan muncul pilihan sebagai berikut (tergantung php version yang sudah/pernah di install):

There are 5 choices for the alternative php (providing /usr/bin/php).

  Selection    Path             Priority   Status
------------------------------------------------------------
  0            /usr/bin/php8.1   81        auto mode
  1            /usr/bin/php7.1   71        manual mode
  2            /usr/bin/php7.2   72        manual mode
* 3            /usr/bin/php7.4   74        manual mode
  4            /usr/bin/php8.0   80        manual mode
  5            /usr/bin/php8.1   81        manual mode

Press <enter> to keep the current choice[*], or type selection number: 

Reference: https://php.tutorials24x7.com/blog/how-to-switch-php-version-on-ubuntu-20-04-lts

Upgrade PHP 5.5.x to PHP 5.6 on Ubuntu 14.04

Kebutuhan ini muncul ketika bermaksud menggunakan PHPUnit 5.6 yang mensyaratkan PHP 5.6 padahal saat ini masih menggunakan PHP 5.5.9. Tetap diperhatikan jika Anda memiliki modul-modul tambahan lainnya bisa terjadi akan hilang begitu Anda upgrade biasanya karena link/file-file modul *.so nya tidak ada.

sudo apt-get install software-properties-common
sudo add-apt-repository ppa:ondrej/php5-5.6
sudo apt-get update
sudo apt-get upgrade
sudo apt-get install php5

Pada saat proses di atas saya lakukan, eeh phalcon.so tidak berada lagi pada tempatnya sebagaimana ketika menggunakan PHP 5.5.9. So be carefull ya teman2.

 

Salam,

 

 

Crayon Code Highlighter … and welcome back :)

Sudah lama gak coding akhirnya kembali perlu berenang – renang kembali, ternyata nikmat nya sensasional. Semacam passion yang hilang terus ketemu lagi 🙂 Dan kembali sebagai bayi programmer … meniti satu-persatu wk kkkk

Ops sudah basa-basinya ya … jadi gak nyambung dengan judul di atas he he he

Ok untuk bisa menampilkan code-code saya gunakan plugin di wordpress yang bernama Crayon Code Highlighter. Kenapa Crayon ? karena enak sih 🙂 dan cantik tentunya …

Just  try :

<?php
   echo "Welcome to PHP tutorial";
?>

Cantik kan tampilan si Crayon … and hey code(s) … welcome back !

 

Eclipse untuk PHP Editor (PDT)

Versi Eclipse terbaru saat tulisan ini diturunkan adalah Eclipse 3.7 dengan nama Indigo.

Untuk menggunakan Eclipse sebagai editor bagai script PHP Anda, maka perlu ditambahkan package yang disebut dengan PDT (PHP Development Tools), Eclipse 3.7 Indigo menggunakan PDT 3.0

Instalasi Tools ini tidak lah terlalu sulit.

 

Alur proses instalasi

  • Buka Help -> Install New Software.
  • Pilih situs  the Indigo update site.
  • Eclipse akan mengambil daftar plugin dari internet, tunggulah sebentar (tergantung kecepatan internet di tempat Anda), jika daftar fitur yang ada sudah ditampilkan semua – pilih/check 'PHP Development Tools'.
  • Pastikan bahwa 'Contact all update sites…' sudah di'pilih' (Checked).

  • Selanjutnya proses dilanjutkan dengan klik pada 'Next', kemudian pilih 'Next' lagi di layar berikutnyan.
  • Silahkan setujui jika ditanya tentang EULA.

Proses instalasi :

  • Instalasi selesai, silahkan Eclipse di restart.

  • Setelah restart pilihkan perspective PHP, Selesai !

 

Warning: date() on ZendServer

Apabila Anda menemukan error seperti ini ketika menggunakan fungsi date()  :

Warning: date() [function.date]: It is not safe to rely on the system’s timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected ‘Asia/Jakarta’ for ‘WIT/7.0/no DST’ instead in /home/toosa/public_html/basicphp/date1.php on line 2

Ini tandanya Zend Server Anda belum terisi dengan benar. Karena itu masuklah ke Administrasi Zend Server, masuk ke Server Setup lalu cari directive date.timezone , isilah sesuai dengan time zone yang Anda inginkan, misalnya Asia/Jakarta.

 

Memfungsikan PHP di userdir Apache Ubuntu 10.10

Ketika apache dan php di install di Linux Ubuntu 10.10, php memang sudah bisa dijalankan di /var/www, tetapi ketika kita mengaktifkan modul userdir agar /home/username/public_html bisa digunakan, ternyata baru .html yang bisa diaktifkan, sedangkan *.php belum bisa berjalan. ini karena secara default php5.conf belum mengaktifkan php di public_html.

Bukalah file /etc/apache2/mods-enabled/php5.conf :

<IfModule mod_php5.c>
    <FilesMatch "\.ph(p3?|tml)$">
        SetHandler application/x-httpd-php
    </FilesMatch>
    <FilesMatch "\.phps$">
        SetHandler application/x-httpd-php-source
    </FilesMatch>
    # To re-enable php in user directories comment the following lines
    # (from <IfModule …> to </IfModule>.) Do NOT set it to On as it
    # prevents .htaccess files from disabling it.
    <IfModule mod_userdir.c>
         <Directory /home/*/public_html>
             php_admin_value engine Off
         </Directory>
    </IfModule>
</IfModule>
 

Anda harus memberikan remark (#) seperti di bawah ini :

<IfModule mod_php5.c>
    <FilesMatch "\.ph(p3?|tml)$">
        SetHandler application/x-httpd-php
    </FilesMatch>
    <FilesMatch "\.phps$">
        SetHandler application/x-httpd-php-source
    </FilesMatch>
    # To re-enable php in user directories comment the following lines
    # (from <IfModule …> to </IfModule>.) Do NOT set it to On as it
    # prevents .htaccess files from disabling it.
   # <IfModule mod_userdir.c>
   #     <Directory /home/*/public_html>
   #          php_admin_value engine Off
   #     </Directory>
   # </IfModule>

</IfModule>

Terakhir jangan lupa merestart Apache nya :

$ /etc.init.d/apache2 restart

1 2