Pasang Firewall di VPS: Advanced Policy Firewall from R-fx Networks

Beberapa bulan server ‘ngablak’ ketar-ketir juga, beberapa aplikasi firewall berbasis iptables di’plotot’in, masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan, akhirnya pilih yang satu ini,  APFdari http://www.rfxn.com, sangat mudah install nya 🙂

  1. Masuk sebagai root
  2. cd /root/downloads atau ke tempat lain yang anda miliki untuk tempat sementara
  3. wget http://www.rfxnetworks.com/downloads/apf-current.tar.gz
  4. tar -xvzf apf-current.tar.gz
  5. cd apf-9.7-2/  atau versi yang baru anda dapatkan
  6. jalankan perintah : ./install.sh | hingga mendapatkan pesan : Installing APF 9.7-2: Completed.

Maka APF Anda akan terpasang di :

Install path:         /etc/apf/
Config path:          /etc/apf/conf.apf
Executable path:      /usr/local/sbin/apf
AntiDos install path: /etc/apf/ad/
AntiDos config path:  /etc/apf/ad/conf.antidos
DShield Client Parser:  /etc/apf/extras/dshield/

Konfigurasi

Berikutnya adalah mengkonfigurasi, sementara file :  /etc/apf/conf.apf saja dulu ya, selebihnya mohon disesuaikan dengan kebutuhan Anda sendiri. Berikut adalah konfigurasi yang saya pilih :

DEVEL_MODE="1"
INSTALL_PATH="/etc/apf"

# IFACE_IN="eth0" 
# IFACE_OUT="eth0"
# karena saya pakai VPS, maka setting nya sbb :
IFACE_IN="venet0"
IFACE_OUT="venet0"

# Jika anda menggunakan server dedicated : SET_MONOKERN="0"
SET_MONOKERN="1"

IG_TCP_CPORTS="22,80"

EGF="1"
DLIST_DSHIELD="1"

Yang lainnya dibiarkan default.

Kemudian aktifkan apf : /usr/local/sbin/apf -s

APF ini akan aktif selama 5 menit, lalu akan down lagi, karena saat ini masih mode development, Anda akan melihat message :

apf(20709): {glob} !!DEVELOPMENT MODE ENABLED!! – firewall will flush every 5 minutes

Kalau sudah yakin dengan konfigurasi yang Anda pilih, maka ganti : DEVEL_MODE=”1″ menjadi DEVEL_MODE=”0″ di file /etc/apf/conf.apf

Selamat mencoba 🙂

Crayon Code Highlighter … and welcome back :)

Sudah lama gak coding akhirnya kembali perlu berenang – renang kembali, ternyata nikmat nya sensasional. Semacam passion yang hilang terus ketemu lagi 🙂 Dan kembali sebagai bayi programmer … meniti satu-persatu wk kkkk

Ops sudah basa-basinya ya … jadi gak nyambung dengan judul di atas he he he

Ok untuk bisa menampilkan code-code saya gunakan plugin di wordpress yang bernama Crayon Code Highlighter. Kenapa Crayon ? karena enak sih 🙂 dan cantik tentunya …

Just  try :

<?php
   echo "Welcome to PHP tutorial";
?>

Cantik kan tampilan si Crayon … and hey code(s) … welcome back !